Monografi Desa Tanggung Kec.Jangkang Kab. Sanggau - al segapuldes
Wednesday, 27 February 2019

Monografi Desa Tanggung Kec.Jangkang Kab. Sanggau


Letak Desa Tanggung   Kecamatan Jangkang berdasar letak pusat   kecamatan, ibu kota kabupaten dan provinsi sebagai berikut :
·         Pusat desa ke ibu kota kecamatan berjarak   sejauh : 8 km
·         Pusat desa ke ibu kota kabupaten berjarak   kurang lebih : 105  km dan
·         Pusat desa ke ibu kota provinsi berjarak : 265 km

Desa   mempunyai tanggung jawab batas wilayah   desa sebagai berikut :
·         Sebelah Utara berbatasan dengan   Desa Pisang, yaitu tepat di dusun Sei Ogong dan Tumbuk   dan   Desa Ketori
·         Sebelah Selatan bertepatan   dengan bukit Romosu ( bagian Gunung Bengkawan )   dan juga pemukiman dusun Mungkau Desa   Jangkang Benuang, dan dengan bukit Bengkawan dan juga kampung Kobang Desa   Empiang
·         Sebelah Barat berbatasan dengan Bukit Serubang, yang bertabrakan dengan Kampung Kolo dan kampung Sedua Dusun Bongap Desa Empiang serta dusun Sei Ogong Desa Pisang
·         Sebelah Timur berbatasan dengan Mungkau dusun Landau Desa Jangkang   Benua,


Luas wilayah desa Tanggung yang terdiri dari 7dusun, diperkirakan luas : 16589 ha,  dengan perkiraan luas setiap dusun sebagai   berikut :
TIDAK.
Dusun
Luas (ha)

%
1.
Engkolai
917
26,5
2.
Seliding
341,24
9,87
3.
Tanggung
535
15,5
4.
Temura
347,7
10,1
5.
Parus
447
12,9
6.
Sebao
582
16,8
7.
Benuang
289
8,36
Total luas
       3.458,94
100

Peta wilayah Administrasi Desa Tanggung   dapat di lihat pada lampiran-1 :

2.3.Keadaan Fisik Dasa
     a. Topografi
        Kondisi tofografi di Desa Tanggung pada umumnya daerah dataran tinggi yang berbukit karena sebagian besar wilayah desa ini adalah kawasan Hutan Lindung serta sebagian wilayahnya berawa tanah berpasir dan bergambut yang dialiri oleh beberapa sungai kecil. Sebagian besar wilayah desa terletak 50 - 75 m dari permukaan laut ( DPL ) dengan                     
        kemiringan lahan 15 - 30%, tetapi pada lokasi tertentu khususnya di kawasan Gunung   
        Bengkawang  kurang lebih 1000 – 2000 dari permukaan laut dengan kemiringan lebih dari     
       40%.




b. Jenis tanah
Pada umumnya jenis tanah   di Desa Tanggung   adalah Podsolid Merah Kuning ( PMK ) dan Alluvial serta tanah “kerongas” yaitu gambut berpasir.

c. Iklim
Desa Tanggung   beriklim tropis dengan rata – rata hari hujan 3,11 hari   per bulan. Curah hujan berkisar 3.290 mm/tahun. Musim penghujan terjadi perubahan yaitu dari  bulan   Agustus menjadi dari Oktober s/d Februari dan musim kemarau pada bulan   Maret s/d Agustus. Dengan kondisi iklim seperti ini sangat mempengaruhi pola usaha tani dan aktivitas pemasaran yang membuahkan hasil. Pada musim kemarau banyak tanaman padi yang gagal panen dan kekurangan air bersih. Dengan tingginya curah hujan dan letak desa yang memiliki banyak anak sungai, sehingga pada bulan tertentu di musim penghujan terjadi banjir dan ada dusun yang sulit dijangkau.


2.4. Kondisi Sosial-Ekonomi Masyarakat

Kondisi sosial ekonomi masarakat   Desa   Tanggung dapat digambarkan sebagai berikut :

1. Kependudukan
Berdasarkan data penduduk yang diperoleh atau dikumpulkan di setiap dusun pada bulan Oktober 2014, sehingga diketahui penduduk desa Tanggung   adalah :

Jumlah Penduduk Desa Tanggung berdasarkan   Jenis Kelamin ;

TIDAK.
Pemukiman
Jumlah Penduduk (Jiwa)
JLh keluarga


Laki-laki
Perempuan
Jumlah
(KK)
1.
Engkolai
287
257
544
120
2.
Seliding
116
110
226
54
3.
Tanggung
341
283
624
143
4.
Temura
185
159
344
87
5.
Parus
150
151
301
81
6.
Sebao
163
163
326
75
7.
Benuang
71
68
139
83
Total
1313
1191
tahun 2504
643

Jumlah Penduduk Desa Tanggung berdasarkan   agama yang dianut :
TIDAK.
Pemukiman
Jumlah Penduduk (KK)


Katolik
Kristen
Islam
Jumlah
1.
Engkolai
113
5
2
120
2.
Seliding
45
8
1
54
3.
Tanggung
118
24
1
143
4.
Temura
85

2
87
5.
Parus
79
2

81
6.
Sebao
66
8
1
75
7.
Benuang
64
19

83
Total
570
66
7
643
  
Jumlah Penduduk desa Tanggung   berdasarkan   Etnis atau suku :
TIDAK.
Pemukiman
Jumlah Penduduk (KK)


 Dayak
 Batak
Cina
Melayu
NTT
Jawa
Padang
Jumlah
1.
Engkolai
117
3

1
1


122
2.
Seliding
46
2
1


5

54
3.
Tanggung
142


1



143
4.
Temura
85




2

87
5.
Parus
79
1

1

1
1
83
6.
Sebao
73






73
7.
Benuang
82
1

1



84
Total
      624
7
1
4
1
8
1
      646

Jumlah Penduduk desa Tanggung   berdasarkan   Pendidikan  :
TIDAK.
Pemukiman
Jumlah Penduduk (jiwa)


Tdk SD
SD
SMP
SMA
Sarjana
Jumlah
1.
Engkolai
45
55
73
40
27
240
2.
Seliding
5
14
35
45
9
108
3.
Tanggung
95
87
52
38
14
286
4.
Temura
30
70
30
39
5
174
5.
Parus
30
62
50
20
0
162
6.
Sebao
57
75
10
7
1
150
7.
Benuang
37
62
47
20
0
166
Total
299
425
297
209
56
1286
Keterangan:        
Data pendidikan   adalah pendidikan Kepala rumah tangga ( suami dan istri )   di luar anak balita, pelajar dan pelajar

Penduduk miskin
Penentuan penduduk/keluarga miskin oleh masyarakat setempat, berdasarkan kondisi rumah, pendapatan dan   harta ( aset ), berikut data penduduk miskin hasil survei lapangan adalah :
TIDAK.
Pemukiman

Keluarga Miskin
(KK)
1.
Engkolai
2
2.
Seliding
6
3.
Tanggung
15
4.
Temura
10
5.
Parus
15
6.
Sebao
35
7.
Benuang
19
Total
102

Berdaarkan data keluarga miskin di atas, diketahui bahwa dari jumlah keluarga di Desa Tanggung yaitu sebanyak 643 KK, terdapat penduduk miskin sebanyak 102 KK atau 15,86%.

2. Mata pencaharian petani setempat
Pada   umumnya mata pencaharian masyarakat utama Desa Tanggung   adalah   petani karet, bersawah dan   ladang, sebagian kecil petani sawit serta pada bulan tertentu memasarkan buah durian, dan ada yang menjadi karyawan atau buruh lepas di perusahaan sawit terdekat, wira-swasta dan PNS . Namun sumber pendapatan masyarakat setempat yang berupa uang secara umum diperoleh dari penjualan karet, sebagian menjual beras dan   menjadi buruh atau karyawan lepas atau dari jual buah sawit.
Sumber pendapatan atau usaha masyarakat desa Tanggung   seperti tabel berikut :
TIDAK.
Sumber Pendapatan
Penjualan Produk
Perkiraan pendpatan
1.
Karet
Harga Rp. 5.000/kg, produksi  7 kg/hari, hari kerja 20 hok/bulan
Rp. 700.000/bulan
2.
Sawit : 10 kk
1 ton/10 KK/bulan , harga Rp. 1200/kg
Rp. 1,2 juta/kk/bulan
3.
Beras : di Engkolai dan Tanggung
Produksi 1 ton/KK/tahun ,dijual beras 500 kg/tahun , harga Rp. 8000/kg
Rp. 4 juta/tahun
4.
Buruh ; ada 15 kk
Rp. 50.000/hari, kerja 20 hari/bulan ,
Rp. 1 juta/bulan


Sumber pendapatan potensial lainnya seperti :
1.      Sawit pribadi /swadaya
2.      Padi sawah           
3.      Ternak Babi
4.      Ternak sapi
5.      Kambing betina
6.      Ternak Ayam Kampung
7.      Buah-buah lokal : durian, mentawak, pluntan
8.      Perikanan

3. Lembagaan masyarakat
Kelembagaan masyarakat yang dimaksud adalah organisasi masyarakat yang ada di Desa Tanggung yaitu : Pemerintah Desa, lembaga adat, kelompok tani untuk sawah, dan lembaga ekonomi lainnya seperti   Tempat Pelayanan (TP) CU, warung dan toko.
Khususnya untuk pemerintah desa, keberadaannya adalah yang paling strategis dalam mensukseskan suatu program pembangunan bagi masyarakat pedesaan, namun pada kenyataannya SDM aparat desa relatif rendah dan fungsi setiap bagian dalam struktur pemerintah desa ini masih belum berjalan secara optimal.
Selain itu, lembaga masyarakat lainnya seperti kelompok tani, masih memerlukan pelatihan dan pendampingan (peningkatan kapasitas atau SDM). Pada jenis usaha tani   tertentu sudah ada pihak /lembaga usaha berupa usaha pribadi (wira usaha setempat) yang sangat membantu masyarakat dalam pemasaran hasil usaha tani seperti pemasaran karet, ternak, sayuran   dan buah durian.
Terkait dengan peran wanita atau ibu-ibu bahwa, Kegiatan kaum perempuan :
§  Rumah tangga
§  Kerja tani bersawah, kebun sawit, nyadap karet, sawah, dan berladang

Organisasi wanita : Kelompok kerja bhakti/pengari, Kelompok arisan. PKK  dan kelompok Ibu Wanita Katholik

4. Sumber daya manusia (SDM)
Terkait dengan pengelolaan usahatani, bahwa SDM masyarakat setempat dapat memperoleh sebagai berikut :
·         Bagi masyarakat setempat pada umumnya masih menerapkan usahatani tradisional seperti berladang, bersawah, beternak dan petani   karet, walaupun sudah ada petani yang menambah usahatani dengan usaha berkebun karet unggul, ternak ayam ras  dan sawit,
·         Penguasaan tehnologi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan usaha kehutanan oleh masyarakat setempat masih rendah.

2 comments:

Copyright © 2014 al segapuldes All Right Reserved