Skip to main content

Sejarah singkat Desa Kunyil Kec. Meliau

Nama Kunyil untuk Desa Kunyil diambil berdasarkan Penggabungan Nama-Nama Kampung yang termasuk dalam Wilayah Administrasi Desa Kunyil.
Desa Kunyil Adalah salah satu Desa yang berada di Kecamatan Meliau, dengan jarak ± 35 Kilometer dari ibukota Kecamatan. Mayoritas Penduduk Desa Kunyil Adalah Suku Dayak dengan Sub Suku Dayak Desa.

Pada Tahun 1985 berdasarkan SK Gubernur Tingkat I provinsi Kalimantan Barat maka dilakukan perubahan Status Kampung menjadi Desa atau Regrouping Desa sehingga pada Tahun 1987 pemerintah tingkat I provinsi Kalimantan Barat melakukan penataan kembali desa yang ada di Kalimantan Barat oleh karena itu secara georafis kampung-kampung yang terdekat digabung menjadi satu desa.
pada saat itu di tahun 1985, 6 (Enam) orang Penatua di Kampung, yang di kepalai oleh : PETRUS SAYANGKARA, mengadakan Pertemuan bersama 5 (Lima) orang lainnya yang berasal dari kampung-kampung disekitar yang berdekatan  yaitu : AYUB, KASAN, PARIS AKA, YAHYA BANTAI dan ANSA. Mereka bermufakat untuk membentuk sebuah Desa dengan Persatuan Kepala Kampung dengan Nama KUNYIL, yang diambil dari Nama sebuah Sungai Kecil yaitu Suak Kunyil,
Periode Pertama mulai tahun 1985 sampai dengan tahun 1993 Kunyil dikepalai oleh seorang Kepala Desa yaitu : JEMI ACEN.
Selanjutnya oleh ROBIN DULANG selama 2 Periode , FRANS BELLY selama 1 Periode, dan pada Periode 2019 sampai dengan 2027 di kepalai oleh SUWARDI. Dalam masa Kepemimpinan FRANS BELLY, Desa Kunyil yang pada awalnya hanya terdiri dari 6 (Enam) Dusun yaitu : Dusun Balai Putih, Dusun Kunyil, Dusun Embuan Tua, Dusun Nek Ayoh, Dusun Pianggu dan Dusun Nek Gambang, terpecah menjadi 11 (Sebelas) Dusun. Dusun Balai Putih terpecah menjadi 3 (Tiga) Dusun Yaitu : Dusun Balai Putih, Dusun Jaya Agung dan Dusun Suka Makmur. Dusun Kunyil terpecah menjadi 2 (Dua) yaitu : Dusun Kunyil dan Dusun Bayor Permai. Dusun Embuan Tua terpecah menjadi 2 (Dua), yaitu Dusun Embuan dan Dusun Lalau Agung. Dusun Nek Ayoh diubah menjadi Dusun Balai Tanjung, Dusun Pianggau diubah menjadi Dusun Tebedak, dan Terakhir Dusun Nek Gambang terpecah menjadi 2 (Dua) Dusun, yaitu Dusun Canggam dan Dusun Tanjung Perak.
Jadi Desa Kunyil sekarang Adalah Desa yang mempunyai banyak Dusun sekecamatan Meliau, Yaitu :
1. Dusun Balai Putih;
2. Dusun Jaya Agung;
3. Dusun Suka Makmur;
4. Dusun Kunyil (sebagai Ibukota Desanya);
5. Dusun Bayor Permai;
6. Dusun Embuan;
7. Dusun Balai Tanjung;
8. Dusun Tebedak;
9. Dusun Canggam;
10. Dusun Tanjung Perak;
11. Dusun Lalau Agung.
Jumlah penduduk desa kunyil sekitar ± 3.000 Jiwa.




sumber:
Dokumen Penetapan dan Penegasan Batas Desa Kunyil.

Comments

Popular posts from this blog

Sejarah Singkat Ketemengungan Seguna Desa Sei Mawang Kec. Mukok

Seguna berdiri sejak tahun 1927 di bawah pimpinan Kebayan Awal.  Pada tahun 1939 Kebayan Awal digantikan oleh Kebayan Dipak untuk memimpin Kampung Seguna.  Pada masa pimpinan Kebayan Dipak, dari Seguna pindah ke Mukok pada tahun 1943 dan tahun 1947 dari Mukok pindah, terpencar di tiga lokasi yaitu Dojok, Tokang dan Engkiteh.  Dojok dipimpin oleh Kebayan Dipak, Tokang dipimpin oleh Kebayan Tangol dan Engkiteh dipimpin oleh Kebayan Kalai Tahun 1949 terjadi pergantian pimpinan di Dojok dari kebayan Dipak diganti oleh Kebayan Tidja.   Dari tiga Kebayan yaitu Kebayan Dojok, Kebayan Tokang dan Kebayan Engkiteh mengangkat Dipakai menjadi Temenggung wilayah Seguna. Tahun 1952 Kebayan Tidja bersama beberapa keluarga pindah dari Dojok ke Badong.    Dan Kebayan Tidja memimpin Dojok dan Badong.   Pada tahun 1957 jabatannya, Kebayan menjadi Kepala Kampung, maka Ketemenggung perubahan Seguna meliputi Kampung Badong, Kampung Tokang dan Kampung Engkiteh.   Ma...

SEJARAH SINGKAT DESA BALAI INGIN

Asal mula terbentunya Desa Balai Ingin pada Tahun 1976 yang pada saat itu terdiri dari Enam kepala Kampung, di mana masing-masing kampung dikepalai oleh satu kepala kampung yang terdiri dari : Kampung Balai Ingin Hilir dikepalai oleh Bapak JAFRI, Kampung Balai Ingin Hulu di Kepalai oleh Bapak SUKRAN, Kampung Pagar Silok Dikepalai oleh Bapak MUSTAR, dan Kampung Entacak dikepalai oleh Bapak SELEMAN, Kampung Sembawang Peragong dikepalai oleh Bapak ALIM, Kampung Ambong Kersik dikepalai oleh Bapak PANGEH Pada Tahun 1985 terjadi perubahan status Kampung Menjadi Desa dan pada Tahun 1987 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Daerah Tingkat I Kalimantan Barat Nomor 353 tentang Penghapusan, Penggabungan dan Pembentukan Desa. Maka pada tahun terjadi pengelompokan kembali desa.  Desa Balai Ingin salah Satu Desa yang jauh dari kecamatan ( ± 42 Km ), mayoritas penduduk Desa Balai Ingin adalah suku Dayak, Melayu. dan mayoritas Beragama Kristen, Katolik, Islam.   Dari Keenam kepala kampung ...

Cara Input Profil Desa Online pada website prodeskel

Langkah-langkah mengisi potensi desa secara online 1. menghubungkan dengan internet/ menggunakan modem 2. Buka alamat situs http://prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id/ 3. Setelah alamat situs tersebut muncul, klik Masuk/Login 4. Isikan kode registrasi dengan kode desa, dan kode sandi dengan kata sandi yang telah diberikan 5. Klik pada Potensi, Entri Data 6. Setelah menu-menu muncul, klik pada menu yang akan diisi, misalnya menu 'batas wilayah' 7. Isi dengan data yang Anda punya 8. Klik simpan 9. Silakan lanjutkan sesuai data yang Anda punya 10. Untuk melihat hasilnya, klik Laporan Terkini 11. Selesai Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat video dibawah ini